Lompat ke konten
Beranda » Blog » Cara Membersihkan Kerak Dalam Tandon Air

Cara Membersihkan Kerak Dalam Tandon Air

cara_membersihkan_kerak_dalam_tandon_air

Cara Membersihkan Kerak Dalam Tandon Air – Per 16 September 2026, 24 kabupaten/kota di Jawa Timur sudah menetapkan status darurat kekeringan. Akibatnya, banyak tandon warga kosong berminggu-minggu. Padahal, tandon kosong justru memicu kerak dalam tandon air menumpuk. Nah, artikel ini memberi tips membersihkan kerak dengan bahan dapur yang murah. Selain itu, kamu bisa mempraktikkannya sendiri tanpa tukang. Yuk, simak langkahnya!

Apa Penyebab Kerak Terbentuk di Dalam Tandon Air?

apa_penyebab_kerak_terbentuk_di_dalam_tandon_air_
apa_penyebab_kerak_terbentuk_di_dalam_tandon_air_

Air sadah mengandung banyak mineral

Air sadah biasanya mengandung mineral seperti kalsium dan magnesium dalam jumlah cukup tinggi. Saat air tersimpan lama, mineral tersebut bisa mengendap di bagian dasar dan dinding tandon. Lama-kelamaan, endapan ini mengeras dan membentuk lapisan kerak berwarna putih. Kondisi seperti ini lebih sering terjadi jika sumber air berasal dari sumur.

Tandon kosong terlalu lama

Tandon yang kosong dalam waktu lama tetap bisa meninggalkan sisa air di bagian dalam. Ketika sisa air tersebut mengering, mineral yang terbawa air akan tertinggal di permukaan tandon. Jika dibiarkan, bekas mineral tersebut bisa mengeras menjadi kerak.

Panas matahari mempercepat pengendapan

Tandon yang posisinya di tempat terbuka bisa terkena panas matahari secara langsung. Suhu yang tinggi dapat membuat air lebih cepat menguap dan meninggalkan mineral di dalam tandon. Jika ini terjadi terus-menerus, lapisan kerak bisa semakin tebal. Sebaiknya, letakkan tandon di tempat yang teduh atau gunakan pelindung dari panas matahari.

Debu dan lumpur ikut mengendap

Debu, pasir, dan lumpur juga bisa masuk ke dalam tandon jika saluran atau penutupnya kurang rapat. Partikel tersebut kemudian mengendap dan menempel pada lapisan mineral yang sudah terbentuk. Lama-kelamaan, endapan tersebut membuat bagian dalam tandon semakin kotor. Jika tidak dibersihkan, kotoran juga bisa memengaruhi tampilan dan kualitas air.

Tandon jarang dikuras

Kerak biasanya semakin sulit dibersihkan jika tandon terlalu lama tidak dikuras. Endapan yang awalnya tipis akan terus menumpuk dan mengeras dari waktu ke waktu. Akibatnya, proses pembersihan membutuhkan lebih banyak tenaga. Karena itu, jangan menunggu sampai kerak menebal untuk mulai membersihkan tandon.

Cara Efektif Membersihkan Kerak dalam Tandon Air

cara_efektif_membersihkan_kerak_di_dalam_tandon_air
cara_efektif_membersihkan_kerak_di_dalam_tandon_air

Kosongkan dan kuras tandon

Langkah pertama adalah mengosongkan tandon dari seluruh air yang tersisa. Tutup aliran air masuk, kemudian buka saluran pembuangan sampai air benar-benar habis. Setelah itu, siapkan sikat lembut, ember, dan alat pembersih yang diperlukan. Tandon air yang sudah kosong akan membuat kerak lebih mudah terlihat dan dibersihkan.

Gunakan cuka untuk membantu melunakkan kerak

Cuka putih dapat digunakan untuk membantu melunakkan endapan mineral yang menempel. Oleskan atau tuangkan cuka pada bagian yang berkerak, lalu diamkan selama beberapa waktu. Setelah kerak mulai lunak, bagian tersebut akan lebih mudah digosok. Pastikan tandon dibilas sampai bersih setelah proses pembersihan selesai.

Gunakan asam sitrat untuk kerak membandel

Untuk kerak yang cukup tebal, asam sitrat bisa menjadi salah satu pilihan pembersih. Larutkan asam sitrat dengan air sesuai petunjuk penggunaannya, lalu aplikasikan pada bagian yang berkerak. Diamkan beberapa saat agar endapan lebih mudah terlepas. Hindari mencampur berbagai bahan pembersih secara sembarangan karena bisa menimbulkan reaksi yang berbahaya.

Gosok dengan sikat lembut

Setelah kerak mulai lunak, gosok bagian dalam tandon menggunakan sikat berbulu lembut. Mulai dari bagian atas lalu lanjutkan ke dinding dan dasar tandon. Hindari sikat kawat atau benda tajam karena bisa membuat permukaan tandon tergores. Permukaan yang tergores justru lebih mudah menjadi tempat menempelnya kotoran dan kerak.

Bilas sampai benar-benar bersih

Setelah semua kerak terangkat, bilas bagian dalam tandon menggunakan air bersih beberapa kali. Pastikan tidak ada sisa cuka, asam sitrat, atau kotoran yang masih menempel. Jangan pernah mencampur cuka dengan pemutih karena dapat menghasilkan gas berbahaya. Setelah bersih, biarkan tandon kering sebelum isi dengan air lagi

Tips Cegah Kerak Tandon Air Tidak Cepat Terbentuk Lagi

tips_cegah_kerak_tandon_air_tidak_cepat_terbentuk_lagi
tips_cegah_kerak_tandon_air_tidak_cepat_terbentuk_lagi

Kuras tandon secara rutin

Jangan menunggu kerak menumpuk sebelum melakukan pengurasan. Buat jadwal pembersihan secara rutin dan sesuaikan dengan kondisi air di rumah. Kamu bisa mencatat jadwalnya di kalender ponsel agar tidak mudah lupa. Kerak yang masih tipis tentu lebih mudah kurasannya daripada endapan yang sudah mengeras.

Pasang filter pada saluran air

Filter pada saluran masuk dapat membantu mengurangi pasir, lumpur, dan partikel tertentu yang terbawa air. Untuk masalah mineral, jenis filter sesuai keperluan sesuaikan dengan kondisi dan kualitas sumber air. Pemasangannya bisa lakukan pada pipa sebelum air masuk ke tandon. Jangan lupa membersihkan atau mengganti filter sesuai petunjuk agar tetap berfungsi dengan baik.

Tutup tandon dengan rapat

Penutup yang rapat membantu mencegah debu, daun, dan serangga masuk ke dalam tandon. Tutup yang baik juga dapat mengurangi paparan cahaya langsung yang bisa mendukung pertumbuhan lumut. Periksa kondisi tutup secara berkala untuk memastikan tidak ada celah atau bagian yang rusak.

Letakkan tandon di tempat teduh

Tandon yang terus terkena panas matahari akan mengalami penguapan lebih cepat. Karena itu, usahakan tandon berada di tempat yang teduh atau beri pelindung di atasnya. Pastikan juga tandon berdiri di atas dudukan yang kuat, rata, dan sesuai dengan bebannya. Posisi yang tepat membuat tandon lebih aman sekaligus lebih mudah dirawat.

Cek keran dan pipa secara berkala

Kerak tidak hanya bisa menempel di dalam tandon, tetapi juga dapat mengganggu aliran pada keran dan pipa. Jika aliran air mulai mengecil, periksa apakah ada endapan yang menyumbat saluran. Bersihkan bagian yang kotor sebelum sumbatan menjadi semakin parah.

Baca Juga : Pentingnya Menutup Rapat Tandon Air

Gunakan Jasa Bersih Tandon profesional agar proses pembersihan secara tepat. Klik tombol berikut ini untuk menggunakan Jasa Bersih Tandon profesional.

Kesimpulan

Kerak dalam tandon air muncul karena mineral, panas, dan tandon jarang kuras. Namun, kamu bisa membersihkannya dengan cuka, baking soda, dan sikat lembut. Selain itu, kuras rutin dan tutup rapat mencegah kerak balik lagi. Jadi, mulai bersihkan tandonmu akhir pekan ini!