Apakah Tandon Perlu Disikat – Tandon air yang terlihat bersih belum tentu bebas dari endapan dan kotoran.
Karena itulah, pertanyaan “Apakah Tandon Perlu Disikat” penting memahaminya sebelum proses pembersihan melakukannya.
Kotoran yang menumpuk bisa memengaruhi kebersihan air dan menimbulkan bau tidak sedap. Namun, menyikat tandon tidak selalu menjadi pilihan terbaik.
Metode pembersihan harus menyesuaikan dengan bahan tandon dan jenis kotorannya. Melalui artikel kali ini akan menjelaskan tentang jawaban dari pertanyaan tersebut. Jadi, untuk lebih jelasnya simak saja artikel berikut sampai tuntas.
Sebenarnya Apakah Tandon Perlu Disikat Saat Membersihkannya?

Jawabannya, tandon boleh menyikatnya jika terdapat kotoran yang menempel, tetapi jenis sikat harus menyesuaikan dengan material tandonnya.
Menurut panduan teknis dari WHO, dinding bagian dalam tandon bisa membersihkannya menggunakan sikat dan air bersih.
Sikat tersebut juga bisa memasangnya pada tongkat panjang agar pembersihan melakukannya tanpa memasuki tandonnya.
Tandon sebaiknya memeriksanya secara berkala untuk mengetahui kondisi bagian dalamnya. Jika menemukan adanya endapan, lendir, atau kotoran yang menempel, pembersihan mekanis mungkin perlu.
Namun, tidak semua kotoran membutuhkan penyikatan kuat. Endapan ringan bisa membersihkannya dengan aliran air dan alat berbulu lembut.
Sebaliknya, kotoran membandel perlu menanganinya secara bertahap tanpa merusak permukaan tandonnya.
Tidak semua material bisa membersihkannya dengan cara yang sama. Oleh karena itu, kenali jenis tandon sebelum memilih alat pembersih.
- Tandon plastik: Gunakan sikat berbulu lembut agar permukaan tidak tergores.
- Tandon stainless steel: Pilih sikat nilon lembut atau spons yang sesuai dengan petunjuk produsen.
- Tandon berlapis coating: Hindari alat kasar yang bisa merusak lapisan pelindung.
- Tandon fiberglass: Gunakan alat lembut dan hindari tindakan yang bisa merusak lapisan permukaan.
Tandon yang tidak membersihkannya bisa mengalami penumpukan sedimen pada bagian dasar. Selain itu, lendir dan kotoran bisa menempel pada dinding tandonnya.
Daftar Alat Pembersih Tandon Air yang Aman Tanpa Menggores

Pemilihan alat yang tepat membantu membersihkan tandon tanpa merusak permukaannya. Oleh karena itu, berikut ini ada beberapa daftar alat pembersih tandon yang aman tanpa menggores yaitu:
1. Sikat Berbulu Nilon Lembut
Sikat nilon lembut cocok untuk mengangkat kotoran ringan pada permukaan tertentu. Selain itu, bulunya bisa menjangkau bagian yang sulit membersihkannya menggunakan kain. Pilih produk dengan bulu yang tidak tajam.
2. Sikat Bertangkai Panjang
Sikat bertangkai panjang membantu menjangkau dinding dan dasar tandon dari luar. Dengan demikian, pembersihan bisa melakukannya tanpa memasukkan tubuh ke dalam tandon. Pilih tangkai yang kokoh dan mudah dalam mengendalikannya.
3. Spons Lembut
Adanya spons bisa menggunakannya untuk membersihkan kotoran ringan pada permukaan yang mudah menjangkaunya.
Namun, hindari spons dengan lapisan penggosok kasar. Spons juga perlu menjaga kebersihannya. Gunakan spons khusus untuk tandon agar kotoran dari pekerjaan lain tidak terbawa.
4. Kain Mikrofiber
Penggunaan kain mikrofiber berguna untuk mengangkat kotoran ringan dan menyeka permukaan tertentu. Selain itu, kain ini bisa membantu membersihkan bagian luar tandon.
Gunakan kain yang bersih dan tidak mengandung partikel keras. Untuk bagian dalam, pastikan kain tidak meninggalkan serat berlebihan.
5. Selang Air Bersih
Selang membantu membilas kotoran dan sisa bahan pembersih. Dengan demikian, residu bisa mengalir keluar melalui saluran pembuangan.
Gunakan air dengan kualitas yang sesuai untuk pembilasan akhir. Hindari mengarahkan aliran bertekanan tinggi pada bagian yang rentan rusak.
6. Ember Bersih
Ember bisa menggunakannya untuk menampung air pembilas atau menyiapkan larutan pembersih yang sesuai. Namun, gunakan ember khusus yang tidak pernah memakainya untuk menyimpan bahan kimia berbahaya.
7. Alat Penyedot Endapan
Penggunaan alat penyedot lumpur bisa membantu mengangkat endapan dari dasar tandon. Karena itulah, kebutuhan penyikatan bisa berkurang pada kondisi tertentu. Pilih alat yang sesuai dengan jenis kotoran dan kapasitas tandon.
8. Sarung Tangan Pelindung
Penggunaan sarung tangan membantu melindungi tangan dari kotoran dan bahan pembersih. Namun, jenis sarung tangan harus menyesuaikan dengan produk yang jadi penggunaan. Periksa kondisinya sebelum mulai bekerja.
9. Lampu Inspeksi yang Aman
Adanya lampu inspeksi membantu melihat kondisi bagian dalam tanpa harus memasuki tandon. Dengan demikian, endapan dan perubahan warna bisa memeriksanya dari luar.
10. Alat Pelindung Diri
Kacamata pelindung, alas kaki antiselip, dan perlengkapan kerja lain bisa membantu mengurangi risiko cedera. Selain itu, gunakan perlindungan yang sesuai dengan metode pembersihan.
Cara Membersihkan Tandon Tanpa Masuk Ke Dalam

Membersihkan tandon tanpa masuk ke dalam merupakan pilihan yang lebih aman untuk perawatan rutin. Nah, berikut ini ada beberapa cara jitu dalam membersihkan tandon air tanpa masuk ke dalamnya yaitu:
1. Matikan Pompa dan Periksa Instalasi
Matikan pompa sebelum proses pembersihan mulai. Selanjutnya, pastikan aliran air bisa menghentikannya agar tandon tidak terisi kembali selama pekerjaan berlangsung.
2. Siapkan Sumber Air Alternatif
Sebelum menguras tandon, siapkan persediaan air untuk kebutuhan rumah tangga. Dengan demikian, kegiatan sehari-hari tidak terganggu selama pembersihan berlangsung. Rencanakan proses pembersihan ketika kebutuhan air sedang rendah.
3. Kuras Air dari Dalam Tandon
Gunakan katup pembuangan jika tersedia. Selanjutnya, alirkan air menuju tempat pembuangan yang sesuai.
Hindari membuang air kotor sembarangan. Pastikan air buangan tidak menggenangi area kerja atau mengalir ke tempat yang bisa menimbulkan bahaya.
4. Periksa Endapan dari Luar
Gunakan lampu inspeksi untuk memeriksa dasar dan dinding tandon. Dengan demikian, tingkat kotoran bisa mengetahuinya sebelum menggunakan alatnya. Jika bagian dalam sulit terlihat, gunakan kamera inspeksi yang sesuai.
5. Angkat Endapan yang Menumpuk
Gunakan alat penyedot atau saluran pembuangan untuk mengangkat endapan. Setelah itu, bilas bagian dasar dengan air bersih jika perlu.
Hindari mengaduk endapan secara berlebihan. Cara tersebut bisa menyebarkan kotoran ke seluruh permukaan tandon.
6. Sikat Bagian Dalam Menggunakan Alat Bertangkai
Jika kotoran masih menempel, gunakan sikat bertangkai panjang yang sesuai dengan material tandon. Gerakkan sikat perlahan tanpa memberikan tekanan berlebihan.
Mulailah dari bagian yang mudah dalam menjangkaunya. Kemudian, bersihkan dinding dan dasar secara bertahap sesuai kemampuan alat.
7. Gunakan Bahan Pembersih yang Sesuai
Pilih bahan pembersih berdasarkan petunjuk produsen tandon. Hindari bahan kimia keras yang bisa merusak permukaan atau meninggalkan residu berbahaya.
8. Bilas Hingga Tidak Ada Residu
Setelah penyikatan selesai, bilas seluruh bagian yang dibersihkan. Selanjutnya, keluarkan air bilasan melalui saluran pembuangan. Pembilasan perlu melakukannya sampai sisa bahan pembersih tidak tertinggal.
9. Lakukan Disinfeksi Jika Perlu
Pembersihan fisik tidak selalu menghilangkan semua mikroorganisme. Oleh karena itu, disinfeksi mungkin perlu berdasarkan kondisi tandon dan kualitas air. Gunakan produk disinfektan yang sesuai untuk wadah penyimpanan air dan ikuti petunjuk label.
10. Isi Kembali dan Periksa Kualitas Air
Setelah pembersihan selesai, pastikan katup dan tutup tandon terpasang dengan benar. Selanjutnya, isi tandon menggunakan sumber air yang aman. Periksa warna, bau, dan kondisi air setelah pengisian.
Baca juga: Kapan Detox Tandon Benar-Benar Diperlukan
Ingin tandon tetap bersih tapi malas untuk membersihkannya? Solusinya gunakan saja jasa bersih tandon kami yang terpercaya dan berkualitas.
Untuk informasi mengenai jasa bersih tandon kami, maka hubungi Whatsapp yang tertera berikut ini.
Penutup
Jadi itulah tadi penjelasan dari pertanyaan apakah tandon perlu disikat. Terima kasih sudah menyimak artikel ini sampai habis, semoga bermanfaat.


