Lompat ke konten
Beranda » Blog » Penyebab Air Tandon Keruh dan Cara Mengatasinya

Penyebab Air Tandon Keruh dan Cara Mengatasinya

Penyebab Air Tandon Keruh dan Cara Mengatasinya

Air tandon yang keruh tentu menjadi masalah yang cukup mengganggu. Bayangkan saat Anda membuka keran dan air yang keluar berwarna kecokelatan atau keruh. Tentunya, hal ini membuat Anda khawatir untuk menggunakannya.

Padahal, air bersih adalah kebutuhan dasar setiap rumah tangga. Oleh karena itu, memahami penyebab air tandon keruh sangatlah penting agar Anda dapat mengatasinya dengan tepat. Artikel ini akan membahas berbagai penyebab serta solusi praktis untuk menjaga air tandon tetap jernih dan layak digunakan.

Penyebab Air Tandon Keruh 1. Berikut Ini Penyebab Air Tandon Keruh

Endapan Lumpur dan Kotoran

Penyebab air tandon keruh  seiring waktu, tandon bisa menjadi tempat berkumpulnya lumpur dan kotoran. Endapan ini berasal dari pipa yang kotor atau sumber air yang sudah keruh sejak awal. Jika dibiarkan, endapan akan mengganggu kejernihan air. Karena itu, pembersihan rutin sangat penting dilakukan.

Pertumbuhan Lumut dan Jamur

Lumut dan jamur dapat tumbuh jika tandon jarang dibersihkan. Cahaya matahari yang masuk lewat celah tandon ikut mempercepat pertumbuhannya. Lama-kelamaan, air berubah warna menjadi kehijauan atau kecokelatan. Kondisi ini membuat air tidak higienis untuk digunakan.

Pipa Air yang Berkarat

Pipa tua yang berkarat bisa melepaskan partikel besi ke dalam aliran air. Partikel tersebut kemudian mengalir masuk ke tandon. Akibatnya, air tampak keruh kemerahan atau kecokelatan. Jika tidak diganti, penyebab air tandon keruh dari karat dapat semakin parah dan merusak kualitas air.

Kualitas Air Sumber Buruk

Jika sumber air sudah keruh dari awal, tandon otomatis ikut menjadi keruh. Penyebab air tandon keruh bisa dari air sumur yang mengandung tanah liat atau pasir halus. Tanpa penyaringan, kotoran kecil itu akan menumpuk di tandon. Maka, diperlukan filter untuk memperbaikinya.

Ventilasi Tandon Kurang Baik

Lubang udara pada tandon memang penting untuk sirkulasi. Tetapi lubang yang tidak tertutup benar bisa memasukkan debu dan kotoran. Kotoran itu kemudian mengendap dan membuat air tidak jernih. Penutup ventilasi yang baik dapat mencegah masalah ini.

Solusi Mengatasi Air Tandon Keruh

Rutin Menguras dan Membersihkan Tandon

Tandon sebaiknya dikuras minimal setiap 3–6 bulan sekali. Bagian dinding dan dasar tandon perlu disikat agar tidak ada kotoran yang menempel. Setelah itu, bilas sampai benar-benar bersih. Dengan cara ini, air akan kembali jernih dan aman digunakan.

Memasang Filter Air

Filter air dapat menyaring lumpur dan kotoran sebelum masuk ke tandon. Bahkan beberapa filter bisa mengurangi kandungan besi penyebab karat. Namun, filter juga perlu dibersihkan secara berkala agar tetap bekerja optimal. Dengan filter, air lebih terjaga kejernihannya.

Mengganti Pipa yang Berkarat

Jika pipa sudah berusia lama dan banyak karatnya, sebaiknya segera diganti. Pilih pipa PVC atau stainless steel karena lebih tahan terhadap korosi. Dengan pipa baru, risiko air berubah warna bisa ditekan. Langkah ini membantu menjaga kualitas air dalam jangka panjang.

Menggunakan Desinfektan Aman

Bahan seperti kaporit dapat membantu membunuh bakteri dan lumut di tandon. Namun penggunaannya harus tepat agar tidak menimbulkan bau atau rasa pada air. Setelah menunggu beberapa saat, buang air dalam tandon dan membilasnya kembali. Cara ini membuat air lebih higienis.

Menutup Tandon dengan Rapat

Penutup tandon penting untuk mencegah masuknya debu dan serangga. Selain itu, penutup membantu mengurangi cahaya matahari yang memicu lumut. Pilih penutup yang kuat dan kedap cahaya agar lebih efektif. Dengan begitu, kebersihan air tetap terjaga.

Upaya Menjaga Air Tandon Tetap Jernih

Jadwalkan Pembersihan Berkala

Buat jadwal khusus untuk membersihkan tandon secara rutin. Catat tanggal pembersihan agar tidak lupa di kemudian hari. Kebiasaan ini menjaga tandon tetap higienis setiap waktu. Jika tandon bersih, air pun lebih aman untuk kehidupan keseharian.

Cek Kondisi Pipa Secara Berkala

Inspeksi pipa perlu untuk mendeteksi kebocoran atau karat sejak dini. Pemeriksaan minimal setahun sekali. Jika ada kerusakan, segera lakukan perbaikan. Tindakan ini membantu mencegah masalah air keruh berkembang semakin parah.

Gunakan Tandon Berkualitas Baik

Tandon berkualitas food grade lebih aman untuk menyimpan air bersih. Pilih yang memiliki lapisan anti lumut serta bahan yang kuat. Tandon yang baik juga lebih tahan terhadap cuaca. Dengan begitu, risiko air tercemar menjadi lebih kecil.

Pasang Sistem Filtrasi Multi Tahap

Sistem filtrasi yang terdiri dari beberapa lapisan mampu menyaring kotoran lebih optimal. Setiap lapisan punya tugas berbeda untuk membersihkan air. Hasilnya, air yang masuk ke tandon sudah bersih sejak awal. Sistem ini sangat bermanfaat untuk kesehatan keluarga.

Monitor Kualitas Air Secara Rutin

Gunakan alat test kit sederhana untuk mengecek kejernihan dan pH air. Pemeriksaan rutin membantu mengetahui jika ada masalah sejak dini. Langkah ini memungkinkan perbaikan cepat sebelum kondisi memburuk. Air tetap aman dan layak dipakai setiap hari.

Kebutuhan untuk air bersih di rumah memanglah sangat penting. Oleh karena itu pembersihan berkala untuk tandon begitu penting dan apabila membutuhkan informasi untuk jasa tukang bersih tandon bisa menghubungi WhatsApp berikut.

Kesimpulan

Penyebab air tandon keruh bukanlah masalah yang bisa. Seperti pada pembahasan di atas, penyebab utamanya meliputi endapan lumpur, pertumbuhan lumut, pipa berkarat, hingga kualitas sumber air yang buruk. Namun, dengan pemahaman yang tepat, masalah ini dapat teratasi dengan cara yang tepat dan runtutannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *