Lompat ke konten
Beranda » Blog » Cara Perbaikan Tandon Penyok Tanpa Ganti Baru

Cara Perbaikan Tandon Penyok Tanpa Ganti Baru

Cara Perbaikan Tandon Penyok Tanpa Ganti Baru

Tandon air yang penyok sering membuat pemilik rumah bingung. Banyak yang berpikir harus mengganti dengan tandon baru yang mahal. Namun, sebenarnya ada cara lebih hemat untuk mengatasi masalah ini. Dengan mengetahui tandon penyok perbaikan yang tepat, bisa menghemat biaya.

Artikel tandon penyok perbaikan ini akan membahas langkah-langkah praktis untuk memperbaiki tandon penyok sendiri. Mari pelajari cara-cara efektif mengembalikan bentuk tandon seperti semula.

Penyebab Tandon Bisa Penyok1. Apa Saja Sebab Tando Bisa Peyok

Benturan Benda Keras dari Luar

Tandon bisa penyok jika terkena benda keras seperti dahan pohon atau material bangunan yang jatuh. Benturan kuat akan menekan dinding tandon ke bagian dalam. Jika tidak segera memerika tanda tersebut, bagian tersebut bisa semakin parah. Karena itu, tandon perlu ditempatkan di tempat yang aman dan terlindungi.

Instalasi Tanpa Penyangga Memadai

Jika tandon dipasang tanpa penyangga yang kuat, tekanan air di dalam akan membuat dinding tandon melengkung. Lama-kelamaan bagian yang tidak kuat akan mengalami penyok. Kondisi ini sering terjadi pada tandon besar dengan kapasitas air tinggi. Karena itu, penopang yang kokoh harus disiapkan sejak pemasangan awal.

Ketebalan Material Tidak Standar

Tandon berbahan tipis lebih mudah berubah bentuk bila menahan tekanan air terus-menerus. Material yang kurang berkualitas biasanya tidak memiliki kekuatan struktural yang baik. Hal ini membuat dinding tandon cepat melengkung dan penyok. Memilih tandon yang standar dan tebal akan memberi perlindungan jangka panjang.

Paparan Sinar Matahari Langsung

Panas matahari membuat material tandon memuai, sedangkan saat malam dingin material menyusut lagi. Perubahan suhu yang terus berulang ini melemahkan struktur tandon. Dalam jangka panjang, bagian tertentu mulai melengkung dan penyok. Karena itu, pemasangan atap pelindung sangat disarankan.

Kondisi Tandon Kosong Berkepanjangan

Tandon yang kosong tidak memiliki tekanan dari dalam, sehingga lebih mudah terdorong oleh tekanan dari luar. Angin kencang atau hujan bisa menekan bagian dinding tandon dan menyebabkan penyok. Jika dibiarkan terus kosong, bentuk tandon bisa berubah secara permanen. Memastikan tandon tetap terisi air membantu menjaga kekuatannya.

Panduan Perbaiki Tandon Peyok Perbaikan Maksimal2. Panduan Perbaiki Tandon Peyok Perbaikan Maksimal

Teknik Air Panas

Air panas dapat melembutkan material tandon, sehingga lebih mudah membentuk teratur kembali. Siramkan air mendidih pada bagian yang penyok secara perlahan. Setelah itu, dorong bagian penyok dari dalam menggunakan alat tumpul. Cara ini cocok untuk tandon berbahan plastik seperti PE atau PVC.

Tekanan Udara Kompresor

Kompresor digunakan untuk mendorong bagian penyok dari dalam dengan tekanan udara. Selang kompresor dimasukkan melalui lubang tandon dengan hati-hati. Udara kemudian dipompa bertahap sampai bentuk tandon kembali normal. Cara ini efektif asal tekanan udara dijaga agar tidak berlebihan.

Menggunakan Suction Cup atau Alat Penyedot

Suction cup dapat menarik bagian tandon yang penyok dari luar permukaan. Alat ini menempel pada area penyok yang sudah bersih. Setelah itu, permukaan ditarik perlahan sampai kembali pada bentuk asli. Cara ini cocok untuk penyok yang tidak terlalu dalam.

Metode Pengungkit dari Dalam

Perbaikan dapat dengan mendorong bagian penyok dari dalam menggunakan tongkat atau kayu. Alat dimasukkan melalui lubang atas atau manhole tandon. Tekanan diberikan secara perlahan agar material tidak retak. Metode ini efektif asalkan alat yang digunakan tidak tajam.

Kombinasi Pemanasan dan Tekanan Mekanis

Metode ini menggabungkan pemanasan dengan dorongan mekanis agar hasil lebih maksimal. Bagian penyok dipanaskan menggunakan heat gun atau hair dryer. Setelah material melunak, dorongan atau tarikan untuk mengembalikan bentuknya. Teknik ini perlu kehati-hatian detail agar tandon tidak rusak.

Tips Perawatan Agar Tandon Tetap Awet3. Tips Melakukan Perawatan Tando Peyok Agar Awet

Menambahkan Rangka Penguat

Rangka penguat membantu melindungi tandon dari benturan dan tekanan eksternal. Material rangka bisa berupa kayu atau besi terpasang rapi di sekeliling tandon. Rangka tidak boleh menekan langsung permukaan tandon agar tidak menambah masalah baru. Penguat ini sangat efektif menjaga tandon dalam jangka panjang.

Inspeksi Bulanan

Pemeriksaan rutin membantu menemukan masalah sejak dini sebelum menjadi lebih parah. Cukup lakukan pengecekan visual terhadap bentuk, permukaan, dan kemungkinan retak. Catat kondisi tandon setiap pemeriksaan agar perubahan mudah dipantau. Perawatan kecil jauh lebih murah daripada perbaikan besar.

Memasang Pelindung Cuaca

Pelindung seperti atap atau kanopi akan mengurangi paparan matahari dan hujan pada tandon. Dengan perlindungan ini, tandon tidak mudah memuai, menyusut, atau rapuh. Material tandon juga akan lebih stabil dalam jangka panjang. Pilih pelindung yang kuat dan tahan lama seperti spandek atau alderon.

Memastikan Tandon Selalu Terisi

Air di dalam tandon memberikan tekanan yang menahan dinding agar tetap stabil. Jika tandon terlalu sering kosong, bagian dinding lebih mudah terdorong dari luar. Akhirnya bentuk tandon bisa berubah atau penyok. Karena itu, lebih baik menjaga tandon tetap terisi secara rutin.

Membersihkan Endapan Secara Rutin

Kotoran dan endapan dalam tandon dapat mengikis lapisan pelindung dindingnya. Hal ini membuat area tersebut melemah dan lebih mudah berubah bentuk. Membersihkan tandon minimal dua kali setahun dapat memperpanjang umur material. Gunakan sikat lembut dan deterjen khusus agar permukaan tidak rusak.

Kebutuhan aliran air bersih sangatlah penting. Apabila memiliki keluhan terkait kebersihan air tandon dan kesulitan membersihkan tandon sendiri bisa menggunakan jasa bersih tandon. Informasi lebih lengkap bisa menghubungi WhatsApp berikut.

Kesimpulan

Tandon penyok perbaikan bisa teratasi dengan mandiri tanpa harus membeli yang baru. Berbagai penyebab seperti benturan, instalasi buruk, dan cuaca ekstrem membuat tandon penyok. Namun demikian, teknik seperti air panas, kompresor udara, dan pengungkit dapat mengembalikan bentuk tandon.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *