Lompat ke konten
Beranda » Blog » Air Tandon Berubah Warna, Ini Solusinya

Air Tandon Berubah Warna, Ini Solusinya

Air Tandon Berubah Warna, Ini Solusinya

Kejernihan air tandon merupakan indikator penting kualitas air rumah tangga. Air yang jernih menandakan kebersihan dan layak dalam kebutuhan air sehari-hari. Sayangnya, banyak pemilik rumah mengalami masalah air tandon berubah warna tiba-tiba. Perubahan warna ini bisa menjadi kuning, coklat, hijau, atau hitam.

Kondisi ini tentu mengkhawatirkan karena berkaitan dengan kesehatan keluarga. Memahami penyebab dan cara mengatasinya sangat penting untuk tindakan cepat. Artikel ini akan mengulas lengkap tentang perubahan warna air tandon. Mari kita pelajari bersama agar air rumah kembali jernih berkualitas.

Sebab Air Tandon Berubah Warna yang Perlu Diketahui1. Sebab Air Tandon Berubah Warna

1. Kontaminasi Karat dari Pipa Logam

Penyebab paling umum air berubah warna adalah pipa logam yang sudah berkarat. Karat ini larut ke dalam air sehingga warnanya menjadi kecokelatan atau kemerahan. Biasanya, hal ini terjadi pada pipa besi atau galvanis yang sudah tua. Jika dibiarkan, karat tersebut bisa menurunkan kualitas air dan membahayakan kesehatan.

2. Pertumbuhan Lumut dan Alga Hijau

Ketika tandon terkena sinar matahari langsung, lumut dan alga akan cepat tumbuh. Akibatnya, air berubah menjadi kehijauan dan tampak kotor. Tandon yang transparan atau berwarna terang lebih mudah terkena masalah ini. Kondisi semakin parah jika tandon tidak pernah dibersihkan secara rutin.

3. Endapan Lumpur dan Sedimen

Air dari sumur atau sumber alami biasanya mengandung partikel tanah yang akan mengendap di dasar tandon. Saat air digunakan, endapan ini bisa naik ke permukaan dan membuat air tampak keruh. Pompa air yang terlalu kuat juga dapat mengaduk sedimen tersebut. Karena itu, penting untuk memiliki sistem filter agar air tetap jernih.

4. Kontaminasi Bakteri dan Mikroorganisme

Bakteri dan mikroorganisme bisa tumbuh di dinding tandon yang lembab dan jarang dibersihkan. Mereka menghasilkan zat yang membuat air berubah warna menjadi kehitaman atau abu-abu. Biasanya air juga mulai berbau tidak sedap ketika ini terjadi. Kondisi seperti ini menandakan tandon perlu dibersihkan segera.

5. Reaksi Kimia dengan Material Tandon

Tandon dari bahan plastik murah kadang bereaksi dengan air, terutama jika kualitas airnya asam atau basa. Reaksi ini dapat mengubah warna air dan membuatnya tampak kusam. Oleh karena itu, penting memilih tandon dengan bahan food grade agar aman. Tandon berkualitas juga lebih tahan lama dan tidak mudah rusak.

Bahayanya Air Tandon Berubah Warna bagi Kesehatan2. Bahayanya Air Tandon Berubah Warna

1. Gangguan Pencernaan Akut

Air yang sudah terkontaminasi bisa membawa bakteri penyebab diare dan muntah. Jika air seperti ini digunakan untuk minum atau memasak, infeksi pencernaan bisa terjadi. Anak-anak dan lansia paling mudah terkena dampaknya. Menjaga air tetap bersih jauh lebih aman daripada mengobati penyakitnya nanti.

2. Penyakit Kulit dan Iritasi

Mandi dengan air yang sudah berubah warna dapat menyebabkan gatal, ruam, atau iritasi kulit. Zat kimia dan bakteri di dalam air bisa merusak lapisan pelindung kulit. Pada kulit sensitif, hal ini dapat menyebabkan eksim atau peradangan. Selain itu, air berkarat juga bisa menodai pakaian dan handuk.

3. Kerusakan Ginjal Jangka Panjang

Logam berat seperti besi atau timbal dari pipa berkarat bisa masuk ke tubuh melalui air. Jika terus-menerus dikonsumsi, logam ini bisa menumpuk dan merusak fungsi ginjal. Batu ginjal dan gangguan metabolisme bisa muncul akibat hal ini. Itulah mengapa kualitas pipa dan air harus selalu dijaga.

4. Masalah Pernapasan dari Uap Air

Uap dari air yang kotor dapat membawa spora jamur atau bakteri. Saat terhirup, zat ini bisa menyebabkan batuk, sesak napas, atau bahkan memperparah asma. Orang dengan daya tahan tubuh rendah lebih mudah terkena infeksi saluran pernapasan. Maka, menjaga kebersihan air juga berarti menjaga kualitas udara di rumah.

5. Keracunan Logam Berat

Air yang tampak cokelat kadang mengandung logam berat dalam kadar tinggi. Jika dikonsumsi terus-menerus, bisa menyebabkan mual, pusing, bahkan kerusakan hati. Anak-anak paling rentan karena tubuh mereka masih berkembang. Pemeriksaan rutin kualitas air sangat penting untuk mencegah hal ini terjadi.

Solusi Mengatasi Air Tandon Berubah Warna dengan Efektif3. Solusi Mengatasi Air Tandon yang Berubah Warna

1. Kuras dan Bersihkan Tandon Secara Menyeluruh

Langkah pertama untuk mengatasinya adalah menguras air dan membersihkan seluruh permukaan tandon. Gunakan sabun lembut atau cairan pembersih khusus tandon, lalu bilas sampai benar-benar bersih. Memastikan tidak ada sisa kotoran yang menempel, lalu lakukan pembersihan ini secara rutin minimal setiap tiga bulan sekali.

2. Pasang Filter Air Multi-Tahap

Filter air membantu menyaring lumpur, pasir, dan zat kimia sebelum air masuk ke tandon. Filter sedimen menahan partikel kasar, sedangkan filter karbon aktif mengurangi bau dan warna. Jika menggunakan filter UV, bakteri dan kuman bisa mati sepenuhnya. Sistem ini membuat air tetap jernih dan layak untuk kebutuhan mineral setiap hari.

3. Ganti Pipa yang Sudah Berkarat

Periksa semua pipa air dan ganti yang sudah berkarat atau bocor. Pilih pipa berbahan PVC atau HDPE yang tidak mudah korosi. Jika kebutuhannya adalah untuk air minum, pilih yang berlabel food grade untuk menjamin keamanan. Penggantian pipa memang memerlukan biaya, tapi hasilnya membuat air jauh lebih bersih.

4. Gunakan Tandon Berwarna Gelap dan Food Grade

Tandon hitam atau biru tua lebih baik dalam menahan sinar matahari. Dengan begitu, dapat mencegah pertumbuhan lumut dan air tetap jernih. Pastikan juga tandon memiliki sertifikasi food grade agar aman dari reaksi kimia. Tutup tandon dengan rapat untuk menghindari masuknya kotoran atau serangga.

5. Sterilisasi dengan Tablet Klorin yang Aman

Tablet klorin food grade bisa membantu menjaga air tetap steril dari bakteri. Gunakan sesuai takaran sesuai rekomendasi agar tidak berlebihan. Biarkan klorin bekerja beberapa jam sebelum air mampu mengalir kembali. Dengan perawatan ini, air di tandon akan tetap jernih dan aman untuk seluruh keluarga.

Kebutuhan untuk tandon selalu bersih adalah hal yang utama. Apabila membutuhkan bantuan untuk pembersihan tandon bisa dengan jasa bersih tandon profesional. Informasi lebih lanjut bisa menghubungi WhatsApp berikut.

Kesimpulan

Memahami penyebab air tandon berubah warna sangat krusial untuk tindakan cepat. Kontaminasi karat, lumut, sedimen, dan bakteri menjadi penyebab utama. Bahaya kesehatan serius mengancam dari pencernaan hingga keracunan logam berat. Solusi efektif meliputi pembersihan rutin, instalasi filter, dan penggantian pipa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *