Tanda Tandon Perlu Dibersihkan – Pengamatan pada tanda tandon perlu dibersihkan mampu memberikan informasi penting bagi pemilik rumah atau bangunan dalam menjaga mutu air bersih.
Pemeriksaan kondisi wadah penampungan ini mampu mencegah pencemaran air tempat tinggal atau gedung.
Tandon air yang membiarkannya kotor mudah menjadi sarang perkembangan kuman, lumut, maupun endapan lumpur berbahaya.
Air yang tercemar bisa memicu masalah kesehatan kulit maupun mengotori saluran pipanya. Melalui artikel kali ini akan menjelaskan tentang berbagai tanda tandonnya perlu segera membersihkannya.
Jadi, untuk lebih jelasnya simak saja artikel berikut ini sampai tuntas.
Berbagai Tanda Tandon Perlu Dibersihkan
Berbagai Tanda Tandon Perlu Dibersihkan
Pemeriksaan fisik terhadap kucuran air keran memberi petunjuk awal mengenai tingkat kekotoran yang ada dalam wadah penampungan. Maka dari itu, berikut ini ada beberapa tanda tandonnya perlu segera dibersihkan yaitu:
1. Air Keran Tampak Keruh dan Berwarna Keruh
Perubahan warna air menjadi kecokelatan menandakan penumpukan endapan lumpur pada dasar wadah penampungan tersebut.
Lapisan kotoran ikut tersedot masuk ke pipa. Oleh karena itu, pengurasan tandon air sangat perlu.
2. Air Mengeluarkan Aroma Apek Atau Bau Tanah
Timbulnya bau tidak sedap dari kucuran air memberi petunjuk pembusukan zat organik maupun lumut dalam tandon. Selain itu, rasa segar pada air akan menghilang.
3. Dinding Dalam Tandon Terasa Licin Saat Menyentuhnya
Penempelan lapisan lendir pada dinding bagian dalam menandakan koloni bakteri maupun mikroba sudah berkembang pesat dalam wadah penyimpanannya. Airnya bisa berpotensi memicu gatal pada kulit.
4. Muncul Serpihan Lumut Hijau Di Kucuran Keran
Keluarnya potongan lumut kecil dari ujung keran membuktikan bahwa dinding penampungan air sudah tumbuh oleh tanaman liar. Sebab, lumut berkembang akibat tembusnya sinar matahari.
5. Tekanan Air Keran Mengalami Penurunan Drastis
Penyumbatan lubang buangan oleh endapan kotoran tebal mampu menghambat laju alir air menuju ke saluran pipanya.
Selain itu, kucuran keran menjadi sangat kecil. Jadi, bersihkanlah celah dasar wadah penyimpanannya.
6. Kulit Terasa Gatal Setelah Mandi Air Keran
Iritasi ringan pada permukaan kulit tubuh memperingatkan para penggunanya bahwa kualitas kebersihan air penyimpanan sudah sangat buruk. Karena kuman mudah bersarang dalam air yang kotor.
7. Pakaian Putih Menjadi Kuning Setelah Mencucinya
Perubah warna kain pakaian saat kondisi pencucian menandakan tingginya kandungan zat besi maupun lumpur dalam penampungan air. Bahkan, noda kuning sangat sulit untuk menghilangkannya.
8. Terdapat Endapan Pasir di Dasar Bak Mandi
Penumpukan butiran pasir halus pada dasar bak memberi indikasi bahwa penyaringan awal air tanah tidak berfungsi optimal.
Kotoran bisa mengendap dalam tandon. Oleh karena itu, bersihkanlah bagian dasar wadahnya.
9. Rasanya Air Berubah Menjadi Agak Payau
Perubahan rasa air keran saat menggunakannya berkumur menandakan adanya kontaminasi zat mineral kotor dalam tandonnya. Mutu air bersih sudah menurun, jadi periksalah kondisi fisik penampungannya.
Penyebab Tandon yang Sering Kotor
Penyebab Tandon yang Sering Kotor
Pemeriksaan faktor pemicu kekotoran wadah penyimpanan memberi petunjuk awal pencegahan sebelum semakin membahayakan. Berikut ini ada beberapa penyebab tandon yang sering kotor yaitu:
1. Sumber Air Tanah Mengandung Lumpur dan Pasir
Penyedotan air sumur bor tanpa saringan membawa partikel tanah halus masuk ke dalam wadah penampungan airnya. Karena, air tanah kaya akan endapan, jadi pasanglah filter air awal.
2. Tutup Tandon Air Terbuka Atau Celah Longgar
Penutupan wadah yang tidak rapat mampu mengundang masuknya debu lingkungan, daun kering, dan kotoran hewan dari luar. Nyamuk mudah bertelur di dalamnya. Maka dari itu, tutuplah tandon dengan rapat.
3. Dinding Penampungan Tembus Sinar Matahari Pagi
Penggunaan bahan dinding tandon yang tipis memicu tumbuhnya spora lumut akibat paparan radiasi sinar ultraviolet. Adanya lumut hijau berkembang sangat cepat.
4. Tidak Memasang Saringan Air Pada Jalur Masukan
Pembiaran kucuran air masuk tanpa filter mempercepat pembentukan lapisan sedimen kotor pada bagian dasar tandon air.
Sebab, kotoran halus terkumpul secara terus menerus. Dengan demikian, tempat penampungan mudah menjadi keruh.
5. Tangki Air Jarang Mengurasnya Secara Berkelanjutan
Penundaan jadwal pembersihan berkala membuat kotoran keras mengendap hingga membentuk kerak tebal yang membandel pada dinding. Kotoran jadi makin sulit untuk membersihkannya.
6. Pipa Saluran Air Masuk Mengalami Korosi
Penggunaan komponen pipa besi tua mengalirkan serpihan karat seng menuju ke dalam wadah penyimpanan air bersih. Adanya karat mampu merusak kebersihan air penyimpanan.
7. Ketinggian Posisi Penampungan Terlalu Dekat Pohon
Penempatan wadah di bawah rimbun pohon mampu menjatuhkan ulat, ranting, dan kotoran burung ke atas tandonnya. Bahkan, celah udara tertutup oleh adanya kotoran busuk.
8. Terjadinya Kebocoran Halus Pada Dinding Wadah
Keretakan kecil pada bodi tempat penampungan memasukkan rembesan air hujan kotor dari area luar penampungan rumah atau gedung. Sebab, air luar bisa saja membawa kuman kotor.
9. Kualitas Air PDAM Sedang Mengalami Perbaikan
Proses pengerjaan saluran jaringan pipa kota mengalirkan sisa lumpur proyek menuju ke wadah penyimpanan para pelanggan. Alur pipa dari PDAM terkadang membawa sedimen.
Pentingnya Memilih Tandon Anti Lumut
Pentingnya Memilih Tandon Anti Lumut
Pemanfaatan wadah berspesifikasi unggul mampu menekan pertumbuhan lumut sehingga memperlama munculnya ciri tandon yang kotor. Maka dari itu, berikut ini ada beberapa alasan pentingnya memilih tandon air yang anti lumut yaitu:
1. Mencegah Pertumbuhan Spora Lumut di Dinding
Penambahan lapisan khusus penahan sinar matahari mampu memblokir fotosintesis tanaman lumut pada bagian dalam wadah penampungan. Oleh karena itu, lumut butuh cahaya untuk tetap hidup.
2. Menjaga Kejernihan Air Simpanan Tetap Bersih
Perlindungan tempat penampungan air secara optimal mampu menjamin pasokan air keran rumah atau bangunan senantiasa terlihat jernih bening. Selain itu, warna air tidak mudah berubah.
3. Mengurangi Frekuensi Pengurasan Tandon Air
Kebersihan dinding interior yang bertahan lama mampu menghemat energi maupun waktu dalam melakukan perawatan rutin. Bahkan, waktu pengurasan menjadi lebih jarang.
4. Menjaga Kualitas Kesehatan Kulit Penghuninya
Ketersediaan pasokan air yang bebas dari mikroba lumut mampu melindungi seluruh anggota penghuninya dari ancaman gatal kulit.
Air higienis sangat aman dalam memakainya. Dengan demikian, kesehatan para penghuninya akan terjaga baik.
5. Memperpanjang Usia Pakai Tempat Penampungan Air
Penggunaan bahan plastik berspesifikasi tebal mampu mencegah keretakan tandonnya akibat paparan perubahan cuaca panas maupun hujan. Selain itu, tandonnya tidak mudah melapuk.
6. Mencegah Bau Apek Pada Pasokan Air Kebutuhan
Hilangnya tempat berkembang biak bagi bakteri mampu menjaga pasokan air bebas dari aroma tidak sedap sehari-hari. Air yang bersih tidak mengandung bau. Jadi utamakanlah tandon yang berkualitas.
7. Memenuhi Standar Kelayakan Bahan Food Grade
Adanya keamanan lapisan dalam wadah penyimpanan mampu menjamin air penyimpanan bebas dari cemaran zat racun kimia. Bahkan, airnya tetap aman untuk aktivitas memasak.
8. Menjaga Kelancaran Aliran Dalam Pipa
Hilangnya serpihan lumut melayang pada air mampu mencegah timbulnya penyumbatan pada lubang keran maupun pipa buangan. Alur air bebas dari hambatan, jadi cegahlah pertumbuhan lumut dengan tandon tepat.
Pelapisan bahan berfitur UV stabilizer mampu menahan paparan terik matahari agar tidak mengikis kekuatan wadah penyimpanannya. Karena adanya radiasi matahari memicu keretakan pada material tandonnya.
Ingin tandon tetap bersih tapi malas untuk membersihkannya? Solusinya gunakan saja jasa bersih tandon kami yang terpercaya dan berkualitas.
Untuk informasi mengenai jasa bersih tandon kami, maka hubungi Whatsapp yang tertera berikut ini.
Penutup
Jadi demikianlah penjelasan tentang beberapa tanda tandon yang perlu dibersihkan untuk menjaga kualitas airnya. Terima kasih sudah menyimak artikel ini sampai habis, semoga bermanfaat.